Peraturan Sertifikasi CPPKRTB Kemenkes Terbaru 2026

Peraturan Sertifikasi CPPKRTB Kemenkes Terbaru 2026Sertifikasi Cara Pembuatan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang Baik (CPPKRTB) merupakan standar yang diterapkan oleh Kementerian Kesehatan untuk memastikan setiap produk PKRT diproduksi secara konsisten, aman, bermutu, dan sesuai dengan tujuan penggunaannya. Produk seperti deterjen, sabun cuci piring, disinfektan, tisu, kapas, hingga produk kebersihan rumah tangga lainnya perlu diproduksi dengan sistem yang memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan.

Memahami regulasi CPPKRTB sangat penting bagi perusahaan yang bergerak di bidang produksi PKRT. Selain menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban regulasi, penerapan CPPKRTB juga membantu perusahaan meningkatkan kualitas produksi, meminimalkan risiko cacat produk, serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dipasarkan.

Seiring berkembangnya sistem perizinan berbasis risiko, proses pengajuan sertifikasi kini dilakukan secara elektronik melalui sistem yang terintegrasi. Meskipun mekanisme pengajuan berubah menjadi lebih modern, prinsip dasar penerapan CPPKRTB tetap mengacu pada ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Berikut beberapa regulasi penting yang menjadi dasar penyelenggaraan Sertifikasi CPPKRTB di Indonesia.

Permenkes Nomor 20 Tahun 2017

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 20 Tahun 2017 merupakan dasar utama yang mengatur Cara Pembuatan Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang Baik. Di dalamnya dijelaskan bahwa setiap perusahaan yang memproduksi PKRT wajib menerapkan prinsip CPPKRTB sebagai bagian dari sistem pengendalian mutu produksi.

Pokok pengaturannya meliputi:

  • Sistem manajemen mutu.
  • Bangunan dan fasilitas produksi.
  • Peralatan produksi.
  • Personel yang kompeten.
  • Dokumentasi proses produksi.

Peraturan ini menjadi pedoman utama dalam pelaksanaan audit maupun evaluasi terhadap sarana produksi PKRT.

Peraturan Mengenai Izin Edar PKRT

Selain standar produksi, perusahaan juga wajib memperhatikan regulasi mengenai izin edar produk.

Peraturan mengenai izin edar menjadi dasar bahwa setiap produk PKRT yang dipasarkan harus melalui proses evaluasi sebelum dapat diedarkan kepada masyarakat. Regulasi mengenai izin edar PKRT telah mengalami beberapa perubahan mengikuti perkembangan sistem perizinan nasional. Permenkes Nomor 62 Tahun 2017 pernah menjadi dasar pengaturan izin edar PKRT, namun statusnya sudah tidak berlaku karena telah dicabut dan disesuaikan dengan regulasi perizinan yang lebih baru.

Dengan demikian, pelaku usaha perlu selalu mengikuti ketentuan terbaru yang berlaku pada saat mengajukan perizinan.

Undang-Undang Kesehatan

Ketentuan mengenai PKRT juga memiliki dasar hukum pada Undang-Undang di bidang kesehatan.

Prinsip utamanya adalah memastikan bahwa produk yang digunakan masyarakat memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan manfaat sebelum diedarkan.

Beberapa tujuan pengaturan tersebut yaitu:

  1. Melindungi kesehatan masyarakat.
  2. Menjamin mutu produk.
  3. Mengendalikan peredaran produk.
  4. Memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha.
  5. Meningkatkan perlindungan konsumen.

Penerapan CPPKRTB menjadi salah satu cara untuk mewujudkan tujuan tersebut.

Peraturan Sertifikasi CPPKRTB Kemenkes Terbaru 2026
Peraturan Sertifikasi CPPKRTB Kemenkes Terbaru 2026

Sistem Perizinan Berbasis Risiko

Saat ini proses pengajuan sertifikasi maupun berbagai perizinan usaha dilakukan melalui sistem perizinan berbasis risiko sesuai kebijakan pemerintah.

Melalui sistem tersebut, perusahaan dapat melakukan proses administrasi secara elektronik sehingga pengajuan menjadi lebih efektif dan terdokumentasi dengan baik.

Beberapa manfaat sistem perizinan berbasis risiko antara lain:

  • Proses pengajuan lebih terintegrasi.
  • Data perusahaan tersimpan secara elektronik.
  • Pemantauan status permohonan lebih mudah.
  • Dokumen dapat diunggah secara online.
  • Mempermudah koordinasi antarinstansi.

Walaupun proses dilakukan secara digital, perusahaan tetap wajib memenuhi seluruh persyaratan teknis yang telah ditetapkan.

Pedoman Operasional CPPKRTB

Selain regulasi utama, Kementerian Kesehatan juga menyediakan pedoman operasional sebagai acuan dalam penerapan CPPKRTB.

Pedoman tersebut membantu perusahaan memahami standar yang harus diterapkan dalam kegiatan produksi sehari-hari.

Beberapa aspek yang dibahas di dalam pedoman meliputi:

  • Sistem manajemen mutu.
  • Tata letak fasilitas produksi.
  • Pengendalian bahan baku.
  • Dokumentasi produksi.
  • Pengendalian mutu produk jadi.

Pedoman operasional menjadi referensi penting bagi perusahaan yang ingin mempersiapkan sertifikasi CPPKRTB secara optimal.

Mengapa Memahami Regulasi CPPKRTB Sangat Penting?

Memahami regulasi tidak hanya membantu perusahaan memenuhi kewajiban hukum, tetapi juga mempermudah proses pengajuan sertifikasi.

Perusahaan yang telah menyesuaikan sistem produksinya dengan regulasi biasanya lebih siap menghadapi proses evaluasi maupun audit.

Keuntungan memahami regulasi sejak awal antara lain:

  1. Mengurangi risiko revisi dokumen.
  2. Mempercepat proses pengajuan.
  3. Memudahkan persiapan audit.
  4. Menjaga konsistensi mutu produk.
  5. Meningkatkan kepercayaan pelanggan.

Dengan memahami aturan yang berlaku, perusahaan dapat menjalankan kegiatan produksi secara lebih profesional.

Jasa Pengurusan Sertifikasi CPPKRTB PERMATAMAS

Mengurus Sertifikasi CPPKRTB memerlukan pemahaman mengenai regulasi, penyusunan dokumen, kesiapan fasilitas produksi, hingga proses evaluasi oleh Kementerian Kesehatan.

PERMATAMAS telah berpengalaman sejak tahun 2011 membantu perusahaan dalam pengurusan legalitas produk kesehatan, termasuk lebih dari 2.200 izin edar PKRT untuk produk dalam negeri maupun impor.

Layanan kami meliputi:

  • Konsultasi persyaratan CPPKRTB.
  • Pendampingan penyusunan dokumen.
  • Pemeriksaan kesiapan sarana produksi.
  • Pendampingan proses sertifikasi.
  • Konsultasi hingga sertifikat diterbitkan.

Dengan pengalaman yang telah teruji, PERMATAMAS siap membantu perusahaan memperoleh Sertifikasi CPPKRTB secara lebih mudah, profesional, dan sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan yang berlaku.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

 

FAQ

1. Apa itu Sertifikasi CPPKRTB?

Sertifikasi CPPKRTB adalah sertifikasi yang membuktikan bahwa proses produksi Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT) telah memenuhi standar Cara Pembuatan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang Baik sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan.

2. Apa dasar hukum Sertifikasi CPPKRTB?

Salah satu dasar hukum utama CPPKRTB adalah Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 20 Tahun 2017 tentang Cara Pembuatan Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang Baik, beserta ketentuan lain yang masih berlaku.

3. Apakah regulasi CPPKRTB berubah pada tahun 2026?

Hingga tahun 2026, penerapan CPPKRTB tetap mengacu pada regulasi yang berlaku serta mekanisme perizinan berbasis risiko yang diterapkan oleh pemerintah.

4. Siapa yang wajib mengikuti ketentuan CPPKRTB?

Perusahaan atau sarana produksi yang memproduksi PKRT sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan wajib menerapkan standar CPPKRTB.

5. Apa tujuan diterapkannya CPPKRTB?

Tujuan CPPKRTB adalah memastikan produk PKRT diproduksi secara konsisten, aman, bermutu, dan memenuhi persyaratan sebelum dipasarkan kepada masyarakat.

6. Apa saja aspek yang dinilai dalam CPPKRTB?

Aspek yang dinilai meliputi sistem manajemen mutu, tanggung jawab manajemen, bangunan dan fasilitas, peralatan produksi, serta proses produksi dan pengendalian mutu.

7. Apakah Sertifikasi CPPKRTB sama dengan izin edar PKRT?

Tidak. CPPKRTB merupakan sertifikasi untuk sarana produksi, sedangkan izin edar PKRT adalah persetujuan yang diberikan kepada setiap produk sebelum diedarkan.

8. Apakah perusahaan harus memiliki NIB sebelum mengurus CPPKRTB?

Ya. Perusahaan harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan KBLI yang sesuai sebagai salah satu persyaratan dalam proses sertifikasi.

9. Mengapa penting memahami peraturan CPPKRTB?

Dengan memahami regulasi yang berlaku, perusahaan dapat mempersiapkan dokumen, sistem mutu, dan fasilitas produksi dengan lebih baik sehingga proses sertifikasi berjalan lebih lancar.

10. Mengapa memilih PERMATAMAS untuk pengurusan CPPKRTB?

PERMATAMAS telah berpengalaman sejak 2011 dalam pengurusan legalitas Kementerian Kesehatan dan telah membantu menerbitkan lebih dari 2.200 izin edar PKRT untuk produk dalam negeri maupun impor. Kami memberikan pendampingan mulai dari konsultasi regulasi, penyusunan dokumen, persiapan audit, hingga proses sertifikasi selesai secara profesional.

Panduan Mengurus Sertifikasi CPPKRTB Kemenkes Melalui Online

Panduan Mengurus Sertifikasi CPPKRTB Kemenkes Melalui Online – Bagi perusahaan yang memproduksi Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT), pemenuhan standar produksi menjadi salah satu aspek penting dalam proses perizinan. Salah satu persyaratan yang perlu dipenuhi oleh sarana produksi tertentu adalah Sertifikasi Cara Pembuatan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang Baik (CPPKRTB) yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan.

Sertifikasi CPPKRTB bertujuan memastikan bahwa seluruh proses produksi dilakukan secara konsisten sesuai standar mutu, keamanan, dan pengendalian kualitas. Dengan menerapkan standar tersebut, perusahaan dapat menghasilkan produk PKRT yang aman digunakan oleh masyarakat.

Saat ini proses pengajuan CPPKRTB dilakukan secara online melalui sistem perizinan pemerintah yang terintegrasi. Pelaku usaha tidak lagi melakukan pengajuan secara manual, melainkan mengisi data perusahaan, mengunggah dokumen persyaratan, serta mengikuti proses evaluasi melalui sistem elektronik.

Meskipun seluruh proses dilakukan secara digital, perusahaan tetap harus mempersiapkan berbagai dokumen teknis, data sarana produksi, serta sistem manajemen mutu yang sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan.

Apa Itu Sertifikasi CPPKRTB?

CPPKRTB merupakan singkatan dari Cara Pembuatan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang Baik.

Sertifikasi ini menjadi bukti bahwa fasilitas produksi telah menerapkan standar yang dipersyaratkan dalam proses pembuatan produk PKRT sehingga mutu produk dapat terjaga secara konsisten.

Penerapan CPPKRTB mencakup berbagai aspek penting, antara lain:

  • Sistem manajemen mutu.
  • Bangunan dan fasilitas produksi.
  • Pengendalian proses produksi.
  • Peralatan produksi.
  • Dokumentasi kegiatan produksi.

Standar tersebut membantu perusahaan menghasilkan produk yang memenuhi persyaratan keamanan dan mutu sebelum diajukan untuk memperoleh izin edar.

Siapa yang Perlu Mengurus CPPKRTB?

Sertifikasi CPPKRTB umumnya diperlukan oleh perusahaan yang melakukan kegiatan produksi PKRT sesuai ketentuan yang berlaku.

Contoh produk PKRT antara lain:

  1. Sabun cuci piring.
  2. Deterjen.
  3. Pembersih lantai.
  4. Disinfektan.
  5. Antiseptik.
  6. Pewangi ruangan.
  7. Produk kebersihan rumah tangga lainnya.

Kewajiban sertifikasi bergantung pada jenis produk dan kegiatan usaha yang dijalankan perusahaan.

Persiapan Sebelum Mengajukan Sertifikasi CPPKRTB

Sebelum memulai proses pengajuan, perusahaan sebaiknya memastikan seluruh persyaratan administrasi dan teknis telah dipenuhi.

Beberapa hal yang perlu dipersiapkan antara lain:

  • Nomor Induk Berusaha (NIB).
  • KBLI yang sesuai dengan kegiatan produksi PKRT.
  • Data perusahaan.
  • Layout atau denah fasilitas produksi.
  • Daftar mesin dan peralatan.
  • Sistem manajemen mutu.
  • Dokumen operasional perusahaan.
  • Data Penanggung Jawab Teknis (PJT) apabila dipersyaratkan.

Persiapan yang baik akan membantu memperlancar proses evaluasi.’

Panduan Mengurus Sertifikasi CPPKRTB Kemenkes Melalui Online
Panduan Mengurus Sertifikasi CPPKRTB Kemenkes Melalui Online

Tahapan Mengurus Sertifikasi CPPKRTB Secara Online

Pengajuan sertifikasi dilakukan melalui sistem perizinan elektronik yang saling terintegrasi.

Secara umum tahapan pengurusannya meliputi beberapa langkah berikut.

1. Mengajukan Permohonan Awal

Perusahaan terlebih dahulu melakukan pengajuan melalui sistem perizinan menggunakan akun resmi perusahaan.

Pastikan kegiatan usaha dan KBLI telah sesuai dengan bidang produksi PKRT yang dijalankan.

Selanjutnya pilih jenis layanan sertifikasi CPPKRTB sesuai kebutuhan perusahaan.

2. Melengkapi Data Perusahaan

Setelah permohonan diajukan, perusahaan akan diminta melengkapi informasi administrasi dan data teknis.

Informasi yang biasanya diminta meliputi:

  • Identitas perusahaan.
  • Data fasilitas produksi.
  • Informasi produk.
  • Penanggung Jawab Teknis.
  • Sistem mutu perusahaan.

Pastikan seluruh data yang dimasukkan sesuai dengan dokumen pendukung.

3. Mengunggah Dokumen Persyaratan

Tahap berikutnya adalah mengunggah dokumen yang dipersyaratkan.

Dokumen yang umumnya disiapkan antara lain:

  1. Denah bangunan produksi.
  2. Layout fasilitas produksi.
  3. Daftar produk.
  4. Dokumen sistem mutu.
  5. SOP kegiatan produksi.
  6. Dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan.

Dokumen yang lengkap akan mempermudah proses pemeriksaan oleh evaluator.

4. Proses Verifikasi Dokumen

Setelah seluruh dokumen diterima, petugas akan melakukan verifikasi administrasi dan evaluasi terhadap kelengkapan persyaratan.

Apabila ditemukan kekurangan, perusahaan akan diminta melakukan perbaikan sesuai catatan yang diberikan.

Karena itu, penting memastikan seluruh data telah sesuai sebelum permohonan dikirim.

5. Audit Sarana Produksi

Untuk permohonan tertentu, Kementerian Kesehatan dapat melakukan audit terhadap fasilitas produksi.

Audit bertujuan memastikan bahwa kondisi sarana produksi sesuai dengan dokumen yang diajukan serta memenuhi prinsip CPPKRTB.

Beberapa aspek yang biasanya diperiksa meliputi:

  • Kebersihan area produksi.
  • Tata letak fasilitas.
  • Alur proses produksi.
  • Peralatan produksi.
  • Sistem pengendalian mutu.

6. Penerbitan Sertifikat CPPKRTB

Apabila seluruh tahapan telah selesai dan persyaratan dinyatakan memenuhi ketentuan, sertifikat CPPKRTB akan diterbitkan.

Perusahaan kemudian dapat mengunduh dokumen sertifikasi sesuai mekanisme yang berlaku dan menggunakannya sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan dalam kegiatan produksi PKRT.

Tips Agar Pengajuan CPPKRTB Berjalan Lancar

Agar proses sertifikasi tidak mengalami banyak revisi, perusahaan dapat melakukan beberapa langkah berikut:

  • Pastikan NIB dan KBLI telah sesuai.
  • Lengkapi seluruh dokumen sebelum mengajukan permohonan.
  • Susun SOP dan sistem mutu dengan baik.
  • Siapkan layout fasilitas produksi yang jelas.
  • Lakukan pemeriksaan internal sebelum proses audit.

Persiapan sejak awal akan menghemat waktu dan meminimalkan kendala selama proses evaluasi.

Jasa Pengurusan Sertifikasi CPPKRTB PERMATAMAS

Proses pengajuan CPPKRTB memerlukan pemahaman mengenai persyaratan administrasi, dokumen teknis, sistem mutu, hingga kesiapan fasilitas produksi. Kesalahan dalam penyusunan dokumen dapat menyebabkan proses evaluasi menjadi lebih lama.

PERMATAMAS siap membantu perusahaan dalam pengurusan Sertifikasi CPPKRTB secara profesional.

Kami telah berpengalaman sejak tahun 2011 dan telah membantu lebih dari 2.200 pengurusan izin edar PKRT untuk produk dalam negeri maupun impor.

Layanan kami meliputi:

  • Konsultasi persyaratan CPPKRTB.
  • Pendampingan penyusunan dokumen.
  • Pemeriksaan kelengkapan administrasi.
  • Pendampingan proses sertifikasi.
  • Konsultasi hingga proses pengajuan selesai.

Dengan pengalaman lebih dari satu dekade, PERMATAMAS siap menjadi mitra terpercaya untuk membantu perusahaan memperoleh Sertifikasi CPPKRTB secara lebih mudah, tepat, dan sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

 

FAQ Panduan Mengurus Sertifikasi CPPKRTB Kemenkes Melalui Online

1. Apa itu Sertifikasi CPPKRTB?

CPPKRTB adalah singkatan dari Cara Pembuatan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang Baik, yaitu standar yang diterapkan untuk memastikan proses produksi PKRT memenuhi persyaratan mutu dan keamanan.

2. Siapa yang wajib memiliki Sertifikasi CPPKRTB?

Sertifikasi CPPKRTB diperlukan bagi perusahaan atau sarana produksi PKRT yang diwajibkan memenuhi standar produksi sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan.

3. Apakah pengajuan CPPKRTB dilakukan secara online?

Ya. Pengajuan Sertifikasi CPPKRTB dilakukan secara online melalui sistem perizinan yang terintegrasi sesuai mekanisme yang berlaku.

4. Apa saja syarat mengurus Sertifikasi CPPKRTB?

Persyaratan umumnya meliputi NIB dengan KBLI yang sesuai, data perusahaan, layout fasilitas produksi, dokumen sistem mutu, SOP produksi, serta dokumen teknis lainnya sesuai ketentuan.

5. Apakah akan dilakukan audit sebelum sertifikat diterbitkan?

Ya. Untuk permohonan tertentu, Kementerian Kesehatan dapat melakukan audit terhadap sarana produksi guna memastikan penerapan standar CPPKRTB.

6. Berapa lama proses pengurusan Sertifikasi CPPKRTB?

Lama proses bergantung pada kelengkapan dokumen, hasil evaluasi, dan apabila diperlukan pelaksanaan audit terhadap fasilitas produksi.

7. Apakah Sertifikasi CPPKRTB sama dengan izin edar PKRT?

Tidak. Sertifikasi CPPKRTB merupakan standar untuk sarana produksi, sedangkan izin edar PKRT adalah izin yang diberikan kepada setiap produk sebelum dipasarkan.

8. Apakah perusahaan harus memiliki NIB sebelum mengajukan CPPKRTB?

Ya. Perusahaan wajib memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan KBLI yang sesuai sebagai salah satu persyaratan pengajuan Sertifikasi CPPKRTB.

9. Mengapa banyak perusahaan menggunakan jasa konsultan CPPKRTB?

Karena proses sertifikasi memerlukan persiapan dokumen administrasi, sistem mutu, serta kesiapan fasilitas produksi sehingga pendampingan konsultan dapat membantu memperlancar proses pengajuan.

10. Mengapa memilih PERMATAMAS untuk mengurus Sertifikasi CPPKRTB?

PERMATAMAS telah berpengalaman sejak 2011 dalam bidang perizinan Kementerian Kesehatan dan telah membantu lebih dari 2.200 izin edar PKRT untuk produk dalam negeri maupun impor. Kami memberikan pendampingan mulai dari konsultasi, penyusunan dokumen, persiapan audit, hingga proses sertifikasi selesai sehingga pengurusan menjadi lebih mudah, profesional, dan sesuai ketentuan.

 

Syarat Mengurus Sertifikat CPPKRTB Kemenkes Terbaru 2026

Syarat Mengurus Sertifikat CPPKRTB Kemenkes Terbaru 2026Sertifikat CPPKRTB (Cara Pembuatan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang Baik) merupakan salah satu persyaratan penting bagi perusahaan yang memproduksi Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT) di Indonesia. Sertifikat ini menjadi bukti bahwa sarana produksi telah menerapkan standar pembuatan yang baik sehingga produk yang dihasilkan memiliki mutu, keamanan, dan konsistensi sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan.

Bagi pelaku usaha PKRT, memiliki Sertifikat CPPKRTB bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pengendalian kualitas produk. Melalui penerapan standar CPPKRTB, perusahaan dapat memastikan bahwa setiap tahapan produksi mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan, pengemasan, hingga distribusi dilakukan secara terkendali.

Pada tahun 2026, proses pengajuan Sertifikat CPPKRTB tetap membutuhkan kesiapan dokumen legalitas perusahaan dan dokumen teknis produksi. Perusahaan perlu memastikan bahwa seluruh persyaratan telah tersedia agar proses evaluasi dapat berjalan lebih efektif.

Beberapa hal utama yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan Sertifikat CPPKRTB antara lain:

  • Legalitas usaha sesuai bidang produksi PKRT.
  • Kesesuaian sarana dan fasilitas produksi.
  • Ketersediaan dokumen sistem mutu.
  • Kompetensi sumber daya manusia.
  • Kelengkapan dokumen teknis perusahaan.

Dengan persiapan yang tepat, proses pengurusan Sertifikat CPPKRTB dapat berjalan lebih lancar dan membantu perusahaan mendapatkan kepastian legalitas produksi.

Apa Itu Sertifikat CPPKRTB Kemenkes?

Sertifikat CPPKRTB adalah sertifikat yang menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan standar Cara Pembuatan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang Baik sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan.

Standar ini dibuat untuk memastikan produk PKRT yang diproduksi memenuhi aspek keamanan, kualitas, dan konsistensi sebelum sampai kepada masyarakat.

Produk yang termasuk kategori PKRT cukup beragam, seperti:

  1. Tisu basah.
  2. Produk pembersih rumah tangga tertentu.
  3. Disinfektan.
  4. Produk kebersihan lainnya yang termasuk kategori PKRT.
  5. Produk kesehatan rumah tangga sesuai klasifikasi Kementerian Kesehatan.

Dalam penerapannya, CPPKRTB mengatur berbagai aspek penting dalam kegiatan produksi, mulai dari pengelolaan bahan baku hingga pengawasan produk jadi.

Tujuan utama penerapan CPPKRTB adalah mencegah terjadinya kesalahan produksi yang dapat memengaruhi keamanan produk. Oleh sebab itu, perusahaan harus memiliki sistem yang mampu menjamin bahwa setiap batch produk memiliki kualitas yang sama.

Persyaratan Dokumen Mengurus Sertifikat CPPKRTB Terbaru 2026

Sebelum mengajukan Sertifikat CPPKRTB, perusahaan perlu menyiapkan berbagai dokumen administrasi dan teknis sebagai bahan evaluasi.

Dokumen yang umumnya diperlukan meliputi:

  1. Nomor Induk Berusaha (NIB)
    Perusahaan harus memiliki NIB dengan bidang usaha yang sesuai dengan kegiatan produksi PKRT.
  2. Dokumen Legalitas Perusahaan
    Meliputi akta pendirian, perubahan perusahaan apabila ada, serta dokumen pendukung legalitas lainnya.
  3. Denah Bangunan dan Layout Produksi
    Perusahaan perlu menyediakan gambaran fasilitas produksi, termasuk tata letak ruangan, area penyimpanan bahan baku, proses produksi, hingga penyimpanan produk jadi.
  4. Dokumen Sistem Mutu Perusahaan
    Berupa pedoman mutu, prosedur kerja (SOP), instruksi kerja, serta dokumen pengendalian kualitas.
  5. Dokumen Sertifikat Sebelumnya
    Untuk perusahaan yang melakukan perpanjangan, biasanya diperlukan salinan sertifikat produksi atau CPPKRTB yang pernah diterbitkan sebelumnya.
  6. Dokumen Pendukung Lainnya
    Termasuk bukti penerapan sistem mutu, data personel, serta dokumen teknis sesuai jenis produk yang diproduksi.

Kelengkapan dokumen menjadi salah satu faktor penting agar proses evaluasi dapat berjalan tanpa banyak perbaikan.

Syarat Mengurus Sertifikat CPPKRTB Kemenkes Terbaru 2026
Syarat Mengurus Sertifikat CPPKRTB Kemenkes Terbaru 2026

Aspek Penting Dalam Penerapan CPPKRTB

CPPKRTB tidak hanya berkaitan dengan dokumen, tetapi juga bagaimana perusahaan menjalankan sistem produksi yang baik.

Beberapa aspek utama yang menjadi perhatian dalam penerapan CPPKRTB antara lain:

  1. Sistem Manajemen Mutu

Perusahaan harus memiliki sistem pengawasan mulai dari pemilihan bahan baku, pemeriksaan proses produksi, hingga pemeriksaan produk akhir sebelum dipasarkan.

  1. Sumber Daya Manusia

Personel yang terlibat dalam produksi harus memiliki kompetensi sesuai bidangnya. Perusahaan juga perlu memastikan adanya pelatihan dan penanggung jawab teknis yang memahami ketentuan produksi PKRT.

  1. Bangunan dan Fasilitas Produksi

Area produksi harus dirancang dengan baik untuk menjaga kebersihan dan mencegah risiko kontaminasi. Tata ruang harus mendukung alur produksi yang efektif.

  1. Peralatan Produksi

Mesin dan peralatan harus dipastikan dalam kondisi baik, mudah dibersihkan, serta dilakukan pemeliharaan secara berkala agar kualitas produk tetap konsisten.

  1. Dokumentasi Produksi

Seluruh aktivitas produksi harus memiliki pencatatan yang jelas agar produk dapat ditelusuri apabila terjadi kendala atau keluhan.

Penerapan aspek tersebut membantu perusahaan menghasilkan produk PKRT yang aman dan memenuhi standar pemerintah.

Tahapan Pengajuan Sertifikat CPPKRTB

Proses pengajuan Sertifikat CPPKRTB dilakukan melalui sistem perizinan yang telah ditentukan pemerintah.

Secara umum tahapan pengajuannya meliputi:

  1. Memastikan legalitas usaha dan dokumen perusahaan telah lengkap.
  2. Menyiapkan dokumen teknis produksi.
  3. Melakukan pengajuan permohonan sertifikat melalui sistem yang tersedia.
  4. Mengisi data perusahaan dan kegiatan produksi.
  5. Mengunggah dokumen persyaratan.
  6. Menunggu proses evaluasi dari instansi terkait.
  7. Melakukan perbaikan apabila terdapat catatan evaluasi.
  8. Sertifikat diterbitkan apabila seluruh persyaratan telah terpenuhi.

Perusahaan perlu melakukan pengecekan secara berkala selama proses berlangsung agar dapat segera memberikan tanggapan apabila terdapat permintaan perbaikan dokumen.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mengurus CPPKRTB

Beberapa perusahaan mengalami kendala dalam pengajuan CPPKRTB karena kurang memahami persyaratan teknis yang harus dipenuhi.

Kesalahan yang sering ditemukan antara lain:

  • Dokumen mutu belum lengkap.
  • Layout produksi tidak sesuai standar.
  • Tidak memiliki SOP yang jelas.
  • Data perusahaan tidak konsisten.
  • Kurangnya pemahaman mengenai persyaratan teknis PKRT.

Kesalahan tersebut dapat menyebabkan proses pengajuan menjadi lebih lama karena perusahaan harus melakukan perbaikan terlebih dahulu.

Karena itu, persiapan sejak awal sangat penting agar proses sertifikasi berjalan lebih efektif.

Jasa Pengurusan Sertifikat CPPKRTB Kemenkes PERMATAMAS

Mengurus Sertifikat CPPKRTB membutuhkan pemahaman mengenai regulasi, sistem mutu, serta persyaratan teknis produksi PKRT. Bagi perusahaan yang belum memahami prosesnya, menggunakan jasa konsultan dapat membantu mengurangi risiko kesalahan dalam pengajuan.

PERMATAMAS membantu perusahaan dalam proses pengurusan Sertifikat CPPKRTB mulai dari pemeriksaan awal, persiapan dokumen, penyusunan persyaratan teknis, hingga pendampingan proses pengajuan.

Keunggulan layanan PERMATAMAS:

  1. Berpengalaman dalam pengurusan legalitas produk kesehatan dan PKRT.
  2. Pendampingan sesuai kebutuhan perusahaan.
  3. Membantu memastikan dokumen lebih siap sebelum diajukan.
  4. Memahami persyaratan administrasi dan teknis Kementerian Kesehatan.
  5. Membantu proses berjalan lebih efektif.

Dengan pendampingan yang tepat, perusahaan dapat lebih fokus mengembangkan produksi sementara proses sertifikasi ditangani secara profesional.

PERMATAMAS siap membantu pelaku usaha PKRT mendapatkan Sertifikat CPPKRTB Kemenkes secara resmi agar kegiatan produksi berjalan sesuai standar mutu dan ketentuan yang berlaku.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

 

FAQ Syarat Mengurus Sertifikat CPPKRTB Kemenkes Terbaru 2026

1. Apa itu Sertifikat CPPKRTB Kemenkes?

Sertifikat CPPKRTB (Cara Pembuatan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang Baik) adalah sertifikat yang membuktikan bahwa perusahaan telah menerapkan standar produksi PKRT sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan, mulai dari pengendalian bahan baku, proses produksi, hingga pengawasan produk jadi.

2. Siapa yang wajib memiliki Sertifikat CPPKRTB?

Sertifikat CPPKRTB diperlukan bagi perusahaan yang melakukan kegiatan produksi Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT) agar proses pembuatan produk memenuhi standar mutu dan keamanan yang telah ditetapkan.

3. Apa saja syarat mengurus Sertifikat CPPKRTB terbaru 2026?

Persyaratan umumnya meliputi NIB sesuai bidang usaha, legalitas perusahaan, denah dan layout fasilitas produksi, dokumen sistem mutu, SOP produksi, data penanggung jawab teknis, serta dokumen pendukung lainnya sesuai jenis produk PKRT.

4. Apakah Sertifikat CPPKRTB sama dengan izin edar PKRT?

Tidak sama. Sertifikat CPPKRTB merupakan bukti bahwa sarana produksi telah memenuhi standar cara pembuatan yang baik, sedangkan izin edar PKRT merupakan izin untuk mengedarkan produk tertentu kepada masyarakat.

5. Apa fungsi CPPKRTB bagi perusahaan PKRT?

CPPKRTB membantu memastikan proses produksi berjalan secara konsisten, mengurangi risiko produk tidak memenuhi standar, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta menjadi bagian penting dalam pemenuhan regulasi produk PKRT.

6. Apa saja aspek yang dinilai dalam CPPKRTB?

Beberapa aspek yang diperhatikan antara lain sistem manajemen mutu, kompetensi sumber daya manusia, bangunan dan fasilitas produksi, peralatan, proses produksi, serta dokumentasi perusahaan.

7. Apakah perusahaan harus memiliki SOP untuk mengurus CPPKRTB?

Ya. Perusahaan perlu memiliki dokumen prosedur operasional standar (SOP) yang mengatur berbagai aktivitas produksi, pengawasan mutu, kebersihan fasilitas, hingga pencatatan proses produksi.

8. Berapa lama proses pengurusan Sertifikat CPPKRTB?

Lama proses bergantung pada kelengkapan dokumen, kesiapan fasilitas produksi, serta hasil evaluasi dari instansi terkait. Dokumen yang lengkap dan sesuai standar dapat membantu mempercepat proses sertifikasi.

9. Apakah CPPKRTB berlaku untuk produk PKRT impor?

CPPKRTB umumnya berkaitan dengan sarana produksi PKRT di dalam negeri. Untuk produk impor, persyaratan legalitas mengikuti ketentuan registrasi produk impor sesuai aturan Kementerian Kesehatan.

10. Mengapa menggunakan jasa pengurusan CPPKRTB PERMATAMAS?

PERMATAMAS membantu perusahaan mempersiapkan pengurusan Sertifikat CPPKRTB mulai dari pengecekan persyaratan, penyusunan dokumen, hingga pendampingan proses pengajuan. Dengan pengalaman dalam pengurusan legalitas produk kesehatan dan PKRT, PERMATAMAS membantu perusahaan menjalankan proses sertifikasi secara lebih mudah, terarah, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Jasa Sertifikasi Halal, CPKB, SPA CPKB, dan CPPKRTB Secara Profesional bukan hanya kepatuhan, melainkan kunci akselerasi penetrasi pasar domestik & internasional. Kami siap mendampingi usaha Anda dengan integritas tanpa batas.

© 2011 Created with Dokter Website

Alamat Kantor

Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, Indonesia

Telp : 021-89253417
Hp/WA : 085777630555

Permatamas Indonesia Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.