Cara Mengurus Sertifikat CPKB Golongan A BPOM

Cara Mengurus Sertifikat CPKB Golongan A BPOM – Mengurus Sertifikat Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB) Golongan A BPOM merupakan tahapan penting bagi pelaku usaha yang ingin memproduksi kosmetik secara legal di Indonesia. Sertifikat ini menjadi bukti bahwa industri kosmetik telah menerapkan standar produksi sesuai ketentuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga produk yang dihasilkan memiliki mutu, keamanan, dan kualitas yang terjamin.

Saat ini, proses pengajuan Sertifikat CPKB dilakukan secara online melalui sistem OSS Risk Based Approach (OSS RBA) dan e-Sertifikasi BPOM. Namun, sebelum mengajukan permohonan, perusahaan harus memastikan seluruh persyaratan administrasi, fasilitas produksi, sumber daya manusia, dan sistem mutu telah memenuhi standar yang berlaku.

Berikut tahapan lengkap cara mengurus Sertifikat CPKB Golongan A BPOM.

1. Memenuhi Persyaratan Dasar

Tahap pertama adalah memastikan perusahaan telah memenuhi seluruh persyaratan dasar yang ditetapkan BPOM.

Beberapa persyaratan tersebut meliputi:

  • Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).
  • Memiliki KBLI yang sesuai untuk industri kosmetik.
  • Memiliki izin usaha melalui OSS RBA.
  • Memiliki fasilitas produksi yang memenuhi persyaratan CPKB.
  • Memiliki Penanggung Jawab Teknis (PJT) seorang Apoteker sesuai ketentuan BPOM.
  • Menyiapkan dokumen penerapan sistem mutu CPKB.
  • Memiliki Surat Persetujuan Denah Bangunan apabila dipersyaratkan.

Persiapan pada tahap ini sangat menentukan kelancaran proses sertifikasi.

2. Menyusun Dokumen Sistem Mutu CPKB

Sebelum melakukan pengajuan, perusahaan harus menyusun seluruh dokumen yang menjadi bagian dari sistem mutu CPKB.

Dokumen tersebut umumnya meliputi:

  • Pedoman mutu.
  • Standar Operasional Prosedur (SOP).
  • Instruksi kerja.
  • Formulir pencatatan.
  • Struktur organisasi.
  • Dokumen personalia.
  • Prosedur sanitasi dan higiene.
  • Dokumen pengawasan mutu.
  • Prosedur penanganan keluhan.
  • Prosedur penarikan produk.
  • Program pelatihan.
  • Dokumen pengendalian mutu lainnya.

Dokumen harus sesuai dengan kondisi nyata di fasilitas produksi.

3. Mendaftar pada Sistem e-Sertifikasi BPOM

Setelah seluruh dokumen siap, perusahaan dapat melakukan pendaftaran melalui sistem e-Sertifikasi BPOM.

Tahapan ini meliputi:

  • Registrasi akun perusahaan.
  • Verifikasi identitas perusahaan.
  • Login ke sistem e-Sertifikasi.
  • Memilih menu pengajuan Sertifikat CPKB.
  • Mengisi data perusahaan secara lengkap.

Pastikan seluruh data yang dimasukkan sesuai dengan legalitas perusahaan.

4. Mengajukan Permohonan Sertifikat CPKB

Langkah berikutnya adalah mengajukan permohonan secara online melalui sistem yang telah disediakan.

Pada tahap ini perusahaan harus:

  • Mengisi formulir permohonan.
  • Mengunggah seluruh dokumen persyaratan.
  • Mengunggah dokumen sistem mutu.
  • Mengunggah data fasilitas produksi.
  • Mengunggah data Penanggung Jawab Teknis.
  • Memastikan seluruh dokumen telah lengkap sebelum dikirim.

Dokumen yang lengkap akan mempercepat proses evaluasi oleh BPOM.

Cara Mengurus Sertifikat CPKB Golongan A BPOM
Cara Mengurus Sertifikat CPKB Golongan A BPOM

5. Evaluasi Dokumen oleh BPOM

Setelah permohonan diterima, BPOM akan melakukan evaluasi administrasi dan teknis terhadap seluruh dokumen yang diajukan.

Proses evaluasi meliputi:

  • Pemeriksaan legalitas perusahaan.
  • Pemeriksaan dokumen sistem mutu.
  • Pemeriksaan kelengkapan persyaratan.
  • Verifikasi data fasilitas produksi.
  • Verifikasi data personel.

Apabila terdapat kekurangan, perusahaan akan diminta melakukan perbaikan sebelum proses dilanjutkan.

6. Audit atau Pemeriksaan Sarana Produksi

Setelah dokumen dinyatakan memenuhi syarat, BPOM akan menjadwalkan pemeriksaan langsung ke fasilitas produksi.

Audit bertujuan memastikan bahwa kondisi di lapangan sesuai dengan dokumen yang diajukan.

Petugas BPOM akan memeriksa antara lain:

  • Tata letak bangunan.
  • Area produksi.
  • Gudang bahan baku.
  • Gudang produk jadi.
  • Peralatan produksi.
  • Laboratorium pengawasan mutu.
  • Sanitasi dan higiene.
  • Dokumentasi kegiatan produksi.
  • Implementasi SOP.
  • Kompetensi personel.

Tahap inspeksi merupakan salah satu proses paling penting dalam sertifikasi CPKB.

7. Menindaklanjuti Temuan (CAPA)

Apabila selama audit ditemukan ketidaksesuaian, BPOM akan memberikan daftar temuan yang harus diperbaiki melalui mekanisme Corrective and Preventive Action (CAPA).

Perusahaan wajib:

  • Menganalisis penyebab temuan.
  • Melakukan tindakan perbaikan.
  • Menyusun tindakan pencegahan.
  • Menyampaikan bukti perbaikan kepada BPOM dalam batas waktu yang ditentukan.

Semakin cepat dan tepat perbaikan dilakukan, semakin cepat pula proses sertifikasi dapat dilanjutkan.

8. Penerbitan Sertifikat CPKB Golongan A

Apabila seluruh hasil evaluasi dan tindak lanjut CAPA telah dinyatakan memenuhi persyaratan, BPOM akan menerbitkan Analisis Hasil Pemeriksaan (AHP).

Selanjutnya, SPA (Sertifikat Pemenuhan Aspek) CPKB atau Sertifikat CPKB Golongan A akan diterbitkan melalui sistem OSS. Pelaku usaha dapat mengunduh sertifikat secara elektronik dan menggunakannya sebagai bukti pemenuhan persyaratan CPKB sesuai ketentuan BPOM.

Kendala yang Sering Terjadi Saat Mengurus Sertifikat CPKB

Beberapa kendala yang sering dialami perusahaan antara lain:

  • Dokumen sistem mutu belum lengkap.
  • Layout bangunan belum sesuai alur produksi.
  • SOP belum diterapkan secara konsisten.
  • Peralatan belum terdokumentasi dengan baik.
  • Personel belum memahami penerapan CPKB.
  • Fasilitas sanitasi belum memenuhi standar.
  • Temuan saat inspeksi yang memerlukan perbaikan.

Melakukan evaluasi internal sebelum pengajuan akan membantu mengurangi kendala tersebut.

Tips Agar Proses Pengurusan Sertifikat CPKB Lebih Cepat

Agar proses berjalan lebih efektif, perusahaan sebaiknya:

  • Menyiapkan seluruh dokumen sejak awal.
  • Memastikan fasilitas produksi telah sesuai standar BPOM.
  • Menyusun SOP yang lengkap dan mudah diterapkan.
  • Memberikan pelatihan CPKB kepada seluruh personel.
  • Melakukan audit internal sebelum inspeksi.
  • Memastikan seluruh bukti implementasi terdokumentasi dengan baik.
  • Segera menindaklanjuti setiap temuan dari BPOM.

Percayakan Pengurusan Sertifikat CPKB Golongan A kepada PERMATAMAS

Proses pengurusan Sertifikat CPKB Golongan A memerlukan pemahaman yang baik terhadap regulasi BPOM, penyusunan dokumen sistem mutu, kesiapan fasilitas produksi, hingga pendampingan saat inspeksi. Kesalahan dalam salah satu tahapan dapat menyebabkan proses sertifikasi menjadi lebih lama atau memerlukan perbaikan berulang.

PERMATAMAS hadir sebagai konsultan profesional yang siap membantu perusahaan dalam setiap tahapan pengurusan Sertifikat CPKB Golongan A BPOM. Layanan kami meliputi analisis kesiapan perusahaan, penyusunan dokumen CPKB, penyusunan SOP, pendampingan implementasi sistem mutu, simulasi audit, hingga pendampingan selama evaluasi dan pemeriksaan oleh BPOM.

Dengan pengalaman mendampingi berbagai industri kosmetik, PERMATAMAS berkomitmen memberikan solusi yang profesional, efisien, dan sesuai dengan regulasi BPOM sehingga proses memperoleh Sertifikat CPKB Golongan A dapat berjalan lebih lancar dan tepat waktu.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ

1. Bagaimana cara mengurus Sertifikat CPKB Golongan A BPOM?
Pengurusan dimulai dengan memenuhi persyaratan dasar, menyiapkan dokumen sistem mutu, mendaftar melalui e-Sertifikasi BPOM dan OSS RBA, mengikuti evaluasi dokumen, inspeksi sarana, menyelesaikan CAPA jika ada temuan, hingga sertifikat diterbitkan.

2. Apakah pengajuan Sertifikat CPKB dilakukan secara online?
Ya. Pengajuan dilakukan secara daring melalui sistem e-Sertifikasi BPOM yang terintegrasi dengan OSS Risk Based Approach (OSS RBA).

3. Apakah harus memiliki Apoteker sebagai Penanggung Jawab Teknis?
Ya. Untuk industri kosmetik, BPOM mensyaratkan adanya Penanggung Jawab Teknis yang memenuhi kualifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Dokumen apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum mengajukan CPKB?
Dokumen meliputi NIB, legalitas perusahaan, SOP, pedoman mutu, struktur organisasi, denah bangunan, data peralatan, dokumen personalia, dan dokumen sistem mutu lainnya.

5. Apa yang diperiksa BPOM saat audit CPKB?
BPOM akan memeriksa kesesuaian fasilitas produksi, alur proses, kebersihan, sanitasi, peralatan, dokumentasi, penerapan SOP, sistem mutu, serta kompetensi personel.

6. Apa yang dimaksud dengan CAPA dalam proses sertifikasi CPKB?
CAPA (Corrective and Preventive Action) adalah tindakan perbaikan dan pencegahan yang wajib dilakukan perusahaan apabila BPOM menemukan ketidaksesuaian saat evaluasi atau inspeksi.

7. Berapa lama proses pengurusan Sertifikat CPKB Golongan A?
Lama proses bergantung pada kelengkapan dokumen, kesiapan fasilitas produksi, hasil evaluasi BPOM, jadwal inspeksi, dan kecepatan perusahaan menyelesaikan CAPA apabila terdapat temuan.

8. Apa penyebab pengajuan Sertifikat CPKB sering tertunda?
Penyebab yang umum antara lain dokumen belum lengkap, fasilitas produksi belum sesuai standar, SOP belum diterapkan dengan baik, atau terdapat temuan saat inspeksi BPOM.

9. Apakah Sertifikat CPKB diperlukan untuk registrasi produk kosmetik di BPOM?
Ya. Sertifikat CPKB menjadi salah satu persyaratan penting bagi industri kosmetik yang memproduksi dan akan mendaftarkan produk kosmetiknya ke BPOM.

10. Mengapa menggunakan jasa PERMATAMAS untuk mengurus Sertifikat CPKB?
PERMATAMAS membantu mulai dari analisis kesiapan perusahaan, penyusunan dokumen CPKB, pembuatan SOP, pendampingan pengajuan melalui e-Sertifikasi BPOM, simulasi audit, hingga pendampingan selama inspeksi dan proses sertifikasi selesai.

Jasa Pendampingan Sertifikasi CPKB BPOM dari Awal Sampai Terbit

Jasa Pendampingan Sertifikasi CPKB BPOM dari Awal Sampai Terbit Industri kosmetik di Indonesia terus mengalami perkembangan yang sangat pesat. Banyak pelaku usaha mulai membangun brand kosmetik sendiri, mendirikan fasilitas produksi, maupun mengembangkan bisnis maklon kosmetik untuk memenuhi kebutuhan pasar. Namun, di balik pertumbuhan industri tersebut, setiap produsen kosmetik harus memastikan bahwa proses produksinya telah memenuhi standar keamanan, mutu, dan kualitas yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Salah satu persyaratan penting bagi industri kosmetik adalah pemenuhan standar Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik (CPKB). Sertifikasi CPKB BPOM menjadi bukti bahwa fasilitas produksi kosmetik telah menerapkan sistem pengendalian mutu mulai dari penerimaan bahan baku, proses produksi, pengawasan kualitas, penyimpanan, hingga distribusi produk. Proses mendapatkan sertifikasi ini membutuhkan persiapan yang matang, baik dari sisi dokumen maupun kesiapan fasilitas.

Banyak perusahaan mengalami kendala ketika mengurus sertifikasi CPKB karena belum memahami standar teknis yang harus dipenuhi. Mulai dari penyusunan dokumen mutu, penyesuaian denah fasilitas produksi, penerapan prosedur kerja, hingga persiapan menghadapi audit BPOM sering menjadi tantangan bagi pelaku usaha.

Melalui Jasa Pendampingan Sertifikasi CPKB BPOM dari Awal Sampai Terbit, PERMATAMAS membantu industri kosmetik menjalankan seluruh tahapan sertifikasi secara profesional dan terarah.

Layanan pendampingan PERMATAMAS meliputi:

  1. Evaluasi kesiapan industri kosmetik sebelum pengajuan
  2. Penyusunan dokumen sertifikasi CPKB dan sistem mutu
  3. Pengarahan fasilitas produksi sesuai prinsip CPKB
  4. Pendampingan audit BPOM sampai sertifikat terbit

Dengan pengalaman dalam membantu proses legalitas dan sertifikasi industri, PERMATAMAS menjadi solusi bagi perusahaan kosmetik yang ingin mendapatkan sertifikasi CPKB dengan proses yang lebih mudah.

Apa Itu Sertifikasi CPKB BPOM dan Mengapa Penting Bagi Industri Kosmetik?

Sertifikasi CPKB BPOM merupakan bentuk pengakuan bahwa industri kosmetik telah memenuhi standar Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik. Standar ini dibuat untuk memastikan setiap produk kosmetik yang dihasilkan memiliki kualitas yang konsisten, aman digunakan, dan diproduksi melalui proses yang terkendali.

Penerapan CPKB tidak hanya berkaitan dengan hasil akhir produk, tetapi mencakup seluruh rangkaian kegiatan produksi. BPOM melakukan penilaian terhadap berbagai aspek seperti fasilitas, sumber daya manusia, dokumentasi, proses produksi, pengawasan mutu, hingga sistem penanganan apabila terjadi masalah pada produk.

Beberapa manfaat sertifikasi CPKB BPOM bagi industri kosmetik yaitu:

  1. Meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk kosmetik
  2. Membantu memastikan proses produksi sesuai standar mutu
  3. Mendukung legalitas dan profesionalitas perusahaan kosmetik
  4. Meningkatkan daya saing produk di pasar nasional maupun internasional

Bagi pemilik brand kosmetik maupun perusahaan manufaktur, sertifikasi CPKB juga menjadi bagian penting dalam membangun reputasi bisnis. Produk yang dibuat melalui fasilitas dengan standar CPKB memiliki nilai kepercayaan lebih tinggi karena proses pembuatannya telah mengikuti pedoman resmi.

Oleh karena itu, persiapan sertifikasi CPKB perlu dilakukan secara serius agar perusahaan tidak mengalami hambatan ketika proses pemeriksaan BPOM berlangsung.

Layanan Jasa Pendampingan Sertifikasi CPKB BPOM PERMATAMAS

PERMATAMAS menyediakan layanan pendampingan sertifikasi CPKB BPOM secara menyeluruh untuk membantu industri kosmetik memenuhi standar yang dipersyaratkan. Pendampingan dilakukan mulai dari tahap awal hingga sertifikat resmi diterbitkan.

Setiap industri kosmetik memiliki kondisi yang berbeda. Ada perusahaan yang sudah memiliki fasilitas produksi tetapi belum memiliki dokumen lengkap, ada juga yang masih membutuhkan arahan dalam menyesuaikan bangunan dan sistem produksi. Karena itu, pendekatan yang dilakukan akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan.

Layanan yang diberikan PERMATAMAS mencakup:

  1. Konsultasi awal dan pemeriksaan kesiapan industri kosmetik
  2. Pembuatan serta penyusunan dokumen CPKB
  3. Pengarahan sarana dan fasilitas produksi
  4. Pendampingan pemeriksaan BPOM hingga sertifikat terbit

Kami membantu perusahaan memahami setiap tahapan yang harus dilakukan agar proses sertifikasi berjalan lebih terstruktur.

Pendampingan tidak hanya berfokus pada kelengkapan dokumen, tetapi juga memastikan bahwa sistem yang dibuat dapat diterapkan dalam kegiatan operasional pabrik kosmetik sehari-hari.

Tahapan Pengurusan Sertifikasi CPKB BPOM Sampai Sertifikat Terbit

Proses sertifikasi CPKB BPOM membutuhkan beberapa tahapan yang harus dipersiapkan dengan baik. Setiap tahap memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan pengajuan.

Kesalahan pada tahap awal seperti dokumen yang tidak sesuai kondisi lapangan atau fasilitas yang belum memenuhi standar dapat menyebabkan proses menjadi lebih lama.

Tahapan pendampingan sertifikasi CPKB BPOM meliputi:

  1. Pemeriksaan awal kondisi fasilitas dan dokumen perusahaan
  2. Penyusunan sistem dokumentasi CPKB
  3. Pengajuan permohonan sertifikasi kepada BPOM
  4. Pemeriksaan fasilitas, perbaikan temuan, dan penerbitan sertifikat

Pada tahap awal, konsultan akan membantu melakukan evaluasi terhadap kondisi perusahaan. Pemeriksaan ini bertujuan mengetahui bagian mana yang sudah sesuai dan bagian mana yang perlu diperbaiki.

Setelah dokumen dan fasilitas siap, proses dilanjutkan dengan pengajuan sertifikasi. BPOM kemudian melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap fasilitas produksi.

Apabila ditemukan ketidaksesuaian, perusahaan perlu melakukan tindakan perbaikan atau Corrective Action and Preventive Action (CAPA). PERMATAMAS membantu memberikan arahan penyelesaian temuan agar proses dapat dilanjutkan sampai sertifikat CPKB diterbitkan.

Jasa Pendampingan Sertifikasi CPKB BPOM dari Awal Sampai Terbit
Jasa Pendampingan Sertifikasi CPKB BPOM dari Awal Sampai Terbit

Persiapan Dokumen Sertifikasi CPKB BPOM Untuk Industri Kosmetik

Dokumen menjadi salah satu bagian penting dalam proses sertifikasi CPKB BPOM. Dokumen tersebut menunjukkan bahwa perusahaan memiliki sistem kerja yang jelas dan mampu menjaga konsistensi kualitas produk.

Banyak perusahaan mengalami kendala karena dokumen yang dibuat tidak sesuai dengan aktivitas produksi sebenarnya. Oleh sebab itu, penyusunan dokumen harus dilakukan berdasarkan kondisi nyata di lapangan.

Beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan antara lain:

  1. Legalitas perusahaan dan dokumen perizinan usaha
  2. Dokumen sistem mutu sesuai prinsip CPKB
  3. Standar operasional prosedur (SOP) produksi dan sanitasi
  4. Dokumen pengawasan mutu, penyimpanan, dan pengendalian produk

PERMATAMAS membantu menyusun dan menyesuaikan dokumen agar sesuai dengan kebutuhan industri kosmetik.

Dokumen CPKB mencakup berbagai aspek seperti manajemen mutu, personalia, bangunan dan fasilitas, peralatan, sanitasi, produksi, pengawasan mutu, dokumentasi, penanganan keluhan, hingga penarikan produk.

Dengan dokumentasi yang baik, perusahaan akan lebih siap menghadapi proses evaluasi BPOM.

Pengarahan Fasilitas Produksi Kosmetik Sesuai Standar CPKB

Selain dokumen, kesiapan fasilitas produksi menjadi faktor penting dalam sertifikasi CPKB BPOM. Pabrik kosmetik harus memiliki tata ruang dan sistem kerja yang mendukung proses produksi yang aman dan terkendali.

Fasilitas yang tidak sesuai standar dapat menjadi salah satu penyebab munculnya temuan saat pemeriksaan BPOM.

Beberapa aspek fasilitas yang perlu diperhatikan yaitu:

  1. Tata letak ruangan sesuai alur produksi
  2. Pemisahan area bahan baku, produksi, dan penyimpanan
  3. Sistem kebersihan dan sanitasi fasilitas
  4. Kesesuaian peralatan dengan kegiatan produksi kosmetik

PERMATAMAS membantu memberikan pengarahan terkait kesiapan sarana produksi agar lebih sesuai dengan prinsip CPKB.

Mulai dari evaluasi denah, alur personel, alur material, area produksi, hingga sistem pendukung lainnya akan diperiksa sebelum proses audit dilakukan.

Persiapan fasilitas sejak awal membantu mengurangi risiko perbaikan besar ketika pemeriksaan BPOM berlangsung.

Kesalahan Umum Saat Mengurus Sertifikasi CPKB BPOM

Tidak sedikit industri kosmetik mengalami keterlambatan dalam proses sertifikasi karena kurang memahami detail persyaratan CPKB. Beberapa kesalahan sebenarnya dapat dicegah apabila dilakukan persiapan yang lebih baik.

Konsultan berperan membantu perusahaan melakukan evaluasi sebelum pengajuan agar kendala dapat diminimalkan.

Kesalahan yang sering terjadi antara lain:

  1. Dokumen CPKB tidak sesuai dengan kegiatan produksi
  2. Tata letak fasilitas belum mengikuti alur yang benar
  3. SOP belum diterapkan oleh karyawan
  4. Kurang persiapan menghadapi audit BPOM

Selain itu, perusahaan sering kali hanya fokus pada dokumen tanpa memastikan penerapannya di lapangan. Padahal, BPOM akan melakukan pemeriksaan terhadap kesesuaian antara dokumen dan kondisi sebenarnya.

Dengan pendampingan profesional, perusahaan dapat melakukan persiapan lebih matang sebelum masuk tahap audit.

Jasa Pendampingan Sertifikasi CPKB BPOM PERMATAMAS Sampai Terbit

PERMATAMAS hadir sebagai partner profesional dalam membantu industri kosmetik mendapatkan sertifikasi CPKB BPOM dari awal sampai sertifikat resmi diterbitkan.

Kami membantu seluruh proses secara end-to-end, mulai dari pemeriksaan awal, pembuatan dokumen sertifikasi CPKB, penyusunan sistem mutu, pengarahan fasilitas produksi, pengajuan permohonan, pendampingan audit BPOM, hingga penyelesaian temuan atau CAPA.

Keunggulan layanan PERMATAMAS:

  1. Pendampingan lengkap dari awal sampai sertifikat terbit
  2. Membantu penyusunan dokumen dan kesiapan fasilitas kosmetik
  3. Berpengalaman dalam proses sertifikasi dan legalitas usaha
  4. Memberikan garansi 100% uang kembali apabila gagal karena kesalahan tim kami

Dengan pengalaman dan pemahaman terhadap kebutuhan industri kosmetik, PERMATAMAS membantu perusahaan menjalankan proses sertifikasi CPKB secara lebih mudah, aman, dan profesional.

Segera Urus Sertifikat CPKB Industri Kosmetik Sekarang

Sertifikasi CPKB BPOM merupakan langkah penting bagi industri kosmetik yang ingin memastikan proses produksinya memenuhi standar keamanan dan mutu. Proses pengurusan membutuhkan kesiapan dokumen, fasilitas, sistem mutu, serta pemahaman terhadap prosedur pemeriksaan BPOM.

Menggunakan Jasa Pendampingan Sertifikasi CPKB BPOM dari Awal Sampai Terbit membantu perusahaan mempersiapkan seluruh kebutuhan secara lebih terarah.

PERMATAMAS siap membantu industri kosmetik mulai dari penyusunan dokumen CPKB, pengarahan fasilitas produksi, pengajuan sertifikasi, persiapan audit, pendampingan pemeriksaan BPOM, hingga sertifikat CPKB resmi diterbitkan.

Dengan pengalaman membantu berbagai kebutuhan sertifikasi dan legalitas usaha serta dukungan garansi 100% uang kembali apabila gagal karena kesalahan dari tim kami, PERMATAMAS menjadi solusi terpercaya untuk kebutuhan sertifikasi CPKB BPOM perusahaan kosmetik Anda.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ

1. Apa fungsi sertifikasi CPKB BPOM bagi perusahaan kosmetik?

Sertifikasi CPKB BPOM berfungsi sebagai bukti bahwa fasilitas produksi kosmetik telah menerapkan standar pembuatan kosmetika yang baik. Dengan sertifikasi ini, perusahaan menunjukkan bahwa proses produksi dilakukan secara terkendali dengan memperhatikan aspek mutu, keamanan, dan konsistensi produk.

2. Apakah brand kosmetik yang menggunakan jasa maklon tetap membutuhkan sertifikasi CPKB?

Kebutuhan sertifikasi CPKB bergantung pada posisi usaha dalam proses produksi. Jika perusahaan memiliki fasilitas produksi sendiri, maka penerapan standar CPKB menjadi bagian penting yang harus dipenuhi. Untuk brand yang menggunakan jasa maklon, perlu memastikan produsen yang digunakan telah memenuhi standar yang dipersyaratkan.

3. Apa perbedaan SPA CPKB dan Sertifikat CPKB BPOM?

SPA CPKB (Sertifikat Pemenuhan Aspek CPKB) merupakan bentuk pemenuhan aspek tertentu dalam penerapan CPKB sesuai kategori dan kebutuhan industri kosmetik. Sedangkan Sertifikat CPKB diberikan setelah industri memenuhi standar penerapan CPKB sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Apakah PERMATAMAS membantu pembuatan dokumen CPKB untuk pabrik baru?

Ya. PERMATAMAS membantu industri kosmetik yang sedang membangun fasilitas baru maupun perusahaan yang ingin menyesuaikan sistem produksinya. Pendampingan meliputi penyusunan dokumen mutu, SOP, sistem dokumentasi, serta arahan kesiapan fasilitas.

5. Apakah denah pabrik kosmetik harus disesuaikan sebelum pengajuan CPKB?

Ya. Tata letak fasilitas merupakan salah satu aspek yang diperhatikan dalam proses sertifikasi. Denah harus mendukung alur kerja yang baik agar risiko kesalahan proses dan kontaminasi dapat diminimalkan.

6. Apa saja aspek yang diperiksa BPOM saat proses sertifikasi CPKB?

Pemeriksaan BPOM mencakup berbagai aspek seperti sistem mutu, personalia, bangunan dan fasilitas, peralatan, sanitasi, produksi, pengawasan mutu, dokumentasi, penyimpanan, hingga penanganan keluhan dan penarikan produk.

7. Berapa lama proses pendampingan sertifikasi CPKB BPOM sampai selesai?

Lama proses dapat berbeda pada setiap industri tergantung kesiapan fasilitas, kelengkapan dokumen, hasil pemeriksaan BPOM, serta proses perbaikan apabila ditemukan ketidaksesuaian. Persiapan yang matang dapat membantu mempercepat proses sertifikasi.

8. Apa yang harus dilakukan jika pabrik mendapatkan temuan saat audit BPOM?

Jika terdapat temuan, perusahaan perlu membuat tindakan perbaikan dan pencegahan atau CAPA. PERMATAMAS membantu memberikan arahan dalam menyiapkan tanggapan dan dokumen perbaikan agar sesuai dengan hasil pemeriksaan.

9. Apakah PERMATAMAS hanya membantu sertifikasi untuk pabrik kosmetik besar?

Tidak. PERMATAMAS membantu berbagai skala usaha kosmetik, mulai dari industri yang sedang berkembang, pabrik kosmetik baru, hingga perusahaan yang ingin meningkatkan kepatuhan terhadap standar BPOM.

10. Mengapa menggunakan jasa pendampingan CPKB BPOM PERMATAMAS?

PERMATAMAS membantu proses sertifikasi CPKB secara menyeluruh mulai dari evaluasi awal, penyusunan dokumen, pengarahan fasilitas, pengajuan ke BPOM, persiapan audit, pendampingan pemeriksaan, hingga sertifikat diterbitkan. Kami juga memberikan garansi 100% uang kembali apabila kegagalan terjadi karena kesalahan dari tim kami sebagai bentuk komitmen dalam memberikan layanan profesional

Jasa Sertifikasi Halal, CPKB, SPA CPKB, dan CPPKRTB Secara Profesional bukan hanya kepatuhan, melainkan kunci akselerasi penetrasi pasar domestik & internasional. Kami siap mendampingi usaha Anda dengan integritas tanpa batas.

© 2011 Created with Dokter Website

Alamat Kantor

Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, Indonesia

Telp : 021-89253417
Hp/WA : 085777630555

Permatamas Indonesia Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.