Apakah Sertifikat CPPKRTB Kemenkes Harus Ada PJT?

Apakah Sertifikat CPPKRTB Kemenkes Harus Ada PJT? – Salah satu persyaratan penting dalam pengajuan Sertifikat CPPKRTB (Cara Pembuatan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang Baik) adalah perusahaan wajib memiliki Penanggung Jawab Teknis (PJT). Keberadaan PJT menjadi bagian penting karena bertanggung jawab memastikan seluruh proses produksi PKRT berjalan sesuai standar mutu, keamanan, dan ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

Banyak pelaku usaha yang baru memulai industri PKRT masih bertanya apakah pengajuan CPPKRTB dapat dilakukan tanpa memiliki PJT. Jawabannya adalah tidak bisa. PJT merupakan salah satu unsur yang harus dipenuhi oleh sarana produksi PKRT agar perusahaan dapat menunjukkan bahwa kegiatan produksi memiliki pengawasan teknis yang kompeten.

Peran PJT bukan hanya sebagai pelengkap dokumen administrasi, tetapi memiliki tanggung jawab dalam memastikan penerapan standar Cara Pembuatan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang Baik berjalan dengan benar. Mulai dari pengawasan proses produksi, pengendalian mutu, hingga memastikan produk yang dihasilkan memenuhi persyaratan keamanan.

Dalam praktiknya, PJT menjadi penghubung antara perusahaan dengan penerapan standar teknis yang diwajibkan oleh regulator. Oleh karena itu, perusahaan yang ingin mengurus Sertifikat CPPKRTB perlu mempersiapkan PJT yang memenuhi kualifikasi sesuai ketentuan.

Apa Tugas Penanggung Jawab Teknis (PJT) Dalam CPPKRTB?

Penanggung Jawab Teknis (PJT) memiliki peran utama dalam memastikan kegiatan produksi PKRT dilakukan sesuai standar yang berlaku. PJT bertanggung jawab terhadap aspek teknis yang berkaitan dengan mutu dan keamanan produk.

Beberapa tugas PJT dalam penerapan CPPKRTB antara lain:

  1. Mengawasi proses produksi PKRT agar sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
  2. Memastikan penerapan sistem manajemen mutu berjalan dengan baik.
  3. Melakukan pengawasan terhadap bahan baku dan bahan kemasan.
  4. Memastikan dokumentasi produksi tersimpan dengan lengkap.
  5. Membantu memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar keamanan.

Dengan adanya PJT, perusahaan memiliki seseorang yang memahami aspek teknis produksi dan mampu melakukan pengendalian apabila terjadi permasalahan selama proses pembuatan produk.

PJT juga berperan dalam menjaga konsistensi kualitas produk. Setiap perubahan formula, proses produksi, maupun penggunaan bahan tertentu perlu dikendalikan agar tidak memengaruhi mutu produk akhir.

Syarat Menjadi PJT Untuk Sertifikat CPPKRTB

Tidak semua orang dapat ditunjuk sebagai Penanggung Jawab Teknis PKRT. PJT harus memenuhi persyaratan tertentu agar mampu menjalankan tanggung jawabnya secara profesional.

Beberapa persyaratan yang umumnya diperlukan antara lain:

  1. Memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai dengan bidang PKRT.
  2. Memiliki pemahaman mengenai proses produksi dan pengendalian mutu.
  3. Mengikuti pelatihan PJT PKRT dan memperoleh sertifikat pelatihan.
  4. Memahami penerapan CPPKRTB dalam kegiatan produksi.
  5. Tidak memiliki konflik kepentingan dengan jabatan tertentu dalam perusahaan.

Pelatihan PJT PKRT bertujuan memberikan pemahaman mengenai regulasi, sistem mutu, pengawasan produksi, serta tanggung jawab teknis dalam industri PKRT.

Pelatihan tersebut diprioritaskan bagi calon PJT yang bekerja pada sarana produksi PKRT. Namun, apabila masih tersedia kuota, pihak lain yang memenuhi persyaratan juga dapat mengikuti pelatihan untuk mendapatkan sertifikat kompetensi PJT.

Apakah Sertifikat CPPKRTB Kemenkes Harus Ada PJT?
Apakah Sertifikat CPPKRTB Kemenkes Harus Ada PJT?

Apakah PJT Boleh Merangkap Jabatan Dalam Perusahaan?

Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah seorang PJT boleh memiliki jabatan lain dalam perusahaan.

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, PJT tidak diperbolehkan merangkap sebagai direksi, komisaris, atau pimpinan perusahaan karena posisi tersebut memiliki tanggung jawab manajemen yang berbeda.

Namun, PJT masih dapat menjalankan fungsi lain yang berkaitan dengan kegiatan teknis perusahaan selama tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.

Beberapa posisi yang memungkinkan dirangkap oleh PJT antara lain:

  1. Quality Assurance (QA).
  2. Quality Control (QC).
  3. Research and Development (R&D).
  4. Penyelia Halal.
  5. Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
  6. Bagian produksi.

Rangkap jabatan tersebut diperbolehkan selama PJT tetap mampu menjalankan tanggung jawab utamanya dalam memastikan penerapan standar produksi PKRT.

Perusahaan juga harus memastikan bahwa PJT memiliki waktu, kewenangan, dan kemampuan yang cukup untuk melakukan pengawasan teknis.

Mengapa PJT Penting Dalam Pengajuan CPPKRTB?

Keberadaan PJT memberikan jaminan bahwa perusahaan memiliki tenaga yang memahami aspek teknis produksi PKRT. Hal ini menjadi salah satu bentuk pengendalian agar produk yang beredar di masyarakat tetap aman dan berkualitas.

Tanpa PJT, perusahaan akan mengalami kesulitan dalam memenuhi persyaratan pengajuan CPPKRTB karena tidak memiliki pihak yang bertanggung jawab terhadap aspek teknis produksi.

Selain itu, PJT membantu perusahaan dalam menjaga kepatuhan terhadap regulasi. Apabila terdapat perubahan bahan baku, proses produksi, atau evaluasi mutu, PJT dapat memberikan arahan teknis yang tepat.

Dengan memiliki PJT yang kompeten, perusahaan tidak hanya lebih mudah dalam proses sertifikasi, tetapi juga memiliki sistem produksi yang lebih profesional.

Jasa Pengurusan Sertifikat CPPKRTB Kemenkes PERMATAMAS

Mengurus Sertifikat CPPKRTB membutuhkan kesiapan berbagai aspek, mulai dari dokumen perusahaan, fasilitas produksi, sistem mutu, hingga ketersediaan Penanggung Jawab Teknis (PJT).

PERMATAMAS membantu perusahaan dalam mempersiapkan kebutuhan Sertifikat CPPKRTB, termasuk konsultasi persyaratan, pemeriksaan kesiapan dokumen, hingga pendampingan proses pengajuan sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan.

Dengan pengalaman dalam membantu berbagai kebutuhan legalitas produk kesehatan dan PKRT, PERMATAMAS memahami bahwa setiap perusahaan memiliki kondisi dan kebutuhan yang berbeda.

Pendampingan yang tepat membantu perusahaan menghindari kesalahan administrasi maupun teknis yang dapat memperlambat proses sertifikasi.

Pastikan perusahaan Anda memiliki PJT yang sesuai dan seluruh persyaratan CPPKRTB telah dipersiapkan dengan baik agar proses pengajuan berjalan lebih mudah dan sesuai regulasi.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

 

FAQ

1. Apakah Sertifikat CPPKRTB wajib memiliki PJT?

Ya. Setiap perusahaan yang mengajukan Sertifikat CPPKRTB (Cara Pembuatan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang Baik) wajib memiliki Penanggung Jawab Teknis (PJT) yang bertanggung jawab terhadap aspek teknis produksi PKRT.

2. Apa tugas PJT dalam Sertifikat CPPKRTB?

PJT bertugas memastikan proses produksi PKRT berjalan sesuai standar, mengawasi penerapan sistem mutu, memastikan dokumentasi produksi lengkap, serta membantu menjaga kualitas dan keamanan produk.

3. Apa saja syarat menjadi PJT PKRT?

Syarat PJT PKRT antara lain memiliki pendidikan yang sesuai, memahami proses produksi PKRT, mengikuti pelatihan PJT PKRT, serta memiliki kompetensi untuk menjalankan pengawasan teknis produksi.

4. Apakah PJT harus mengikuti pelatihan CPPKRTB?

Ya. PJT PKRT perlu mengikuti pelatihan yang berkaitan dengan CPPKRTB agar memahami standar pembuatan PKRT yang baik, sistem mutu, dan tanggung jawab teknis dalam perusahaan.

5. Apakah selain PJT dapat mengikuti pelatihan PJT PKRT?

Pelatihan PJT diprioritaskan bagi calon PJT pada sarana produksi PKRT. Namun, pihak lain juga dapat mengikuti pelatihan apabila masih tersedia kuota yang dibuka oleh penyelenggara.

6. Apakah PJT boleh merangkap jabatan di perusahaan?

PJT tidak boleh merangkap sebagai direksi, komisaris, atau pimpinan perusahaan. Namun, PJT dapat merangkap jabatan teknis lain seperti QA, QC, R&D, Penyelia Halal, tim K3, atau bagian produksi selama tetap dapat menjalankan tanggung jawabnya.

7. Mengapa perusahaan PKRT harus memiliki PJT?

PJT diperlukan agar perusahaan memiliki tenaga yang bertanggung jawab terhadap aspek teknis produksi. Dengan adanya PJT, penerapan CPPKRTB dapat berjalan sesuai standar keamanan dan mutu yang ditetapkan.

8. Apakah satu orang PJT dapat bertanggung jawab untuk beberapa kegiatan perusahaan?

Hal tersebut dapat dilakukan selama PJT mampu menjalankan tanggung jawab teknisnya dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

9. Apa risiko jika perusahaan tidak memiliki PJT saat mengurus CPPKRTB?

Tanpa PJT, perusahaan dapat mengalami kendala dalam memenuhi persyaratan sertifikasi karena tidak memiliki penanggung jawab yang mengawasi aspek teknis produksi PKRT.

10. Apakah PERMATAMAS membantu persiapan kebutuhan PJT untuk CPPKRTB?

Ya. PERMATAMAS membantu perusahaan mempersiapkan pengurusan CPPKRTB, termasuk konsultasi persyaratan, pengecekan dokumen, dan pendampingan agar perusahaan dapat memenuhi standar yang diperlukan untuk proses sertifikasi.

Syarat Mengurus Sertifikat CPPKRTB Kemenkes Terbaru 2026

Syarat Mengurus Sertifikat CPPKRTB Kemenkes Terbaru 2026Sertifikat CPPKRTB (Cara Pembuatan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang Baik) merupakan salah satu persyaratan penting bagi perusahaan yang memproduksi Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT) di Indonesia. Sertifikat ini menjadi bukti bahwa sarana produksi telah menerapkan standar pembuatan yang baik sehingga produk yang dihasilkan memiliki mutu, keamanan, dan konsistensi sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan.

Bagi pelaku usaha PKRT, memiliki Sertifikat CPPKRTB bukan hanya sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pengendalian kualitas produk. Melalui penerapan standar CPPKRTB, perusahaan dapat memastikan bahwa setiap tahapan produksi mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan, pengemasan, hingga distribusi dilakukan secara terkendali.

Pada tahun 2026, proses pengajuan Sertifikat CPPKRTB tetap membutuhkan kesiapan dokumen legalitas perusahaan dan dokumen teknis produksi. Perusahaan perlu memastikan bahwa seluruh persyaratan telah tersedia agar proses evaluasi dapat berjalan lebih efektif.

Beberapa hal utama yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan Sertifikat CPPKRTB antara lain:

  • Legalitas usaha sesuai bidang produksi PKRT.
  • Kesesuaian sarana dan fasilitas produksi.
  • Ketersediaan dokumen sistem mutu.
  • Kompetensi sumber daya manusia.
  • Kelengkapan dokumen teknis perusahaan.

Dengan persiapan yang tepat, proses pengurusan Sertifikat CPPKRTB dapat berjalan lebih lancar dan membantu perusahaan mendapatkan kepastian legalitas produksi.

Apa Itu Sertifikat CPPKRTB Kemenkes?

Sertifikat CPPKRTB adalah sertifikat yang menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan standar Cara Pembuatan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang Baik sesuai dengan ketentuan Kementerian Kesehatan.

Standar ini dibuat untuk memastikan produk PKRT yang diproduksi memenuhi aspek keamanan, kualitas, dan konsistensi sebelum sampai kepada masyarakat.

Produk yang termasuk kategori PKRT cukup beragam, seperti:

  1. Tisu basah.
  2. Produk pembersih rumah tangga tertentu.
  3. Disinfektan.
  4. Produk kebersihan lainnya yang termasuk kategori PKRT.
  5. Produk kesehatan rumah tangga sesuai klasifikasi Kementerian Kesehatan.

Dalam penerapannya, CPPKRTB mengatur berbagai aspek penting dalam kegiatan produksi, mulai dari pengelolaan bahan baku hingga pengawasan produk jadi.

Tujuan utama penerapan CPPKRTB adalah mencegah terjadinya kesalahan produksi yang dapat memengaruhi keamanan produk. Oleh sebab itu, perusahaan harus memiliki sistem yang mampu menjamin bahwa setiap batch produk memiliki kualitas yang sama.

Persyaratan Dokumen Mengurus Sertifikat CPPKRTB Terbaru 2026

Sebelum mengajukan Sertifikat CPPKRTB, perusahaan perlu menyiapkan berbagai dokumen administrasi dan teknis sebagai bahan evaluasi.

Dokumen yang umumnya diperlukan meliputi:

  1. Nomor Induk Berusaha (NIB)
    Perusahaan harus memiliki NIB dengan bidang usaha yang sesuai dengan kegiatan produksi PKRT.
  2. Dokumen Legalitas Perusahaan
    Meliputi akta pendirian, perubahan perusahaan apabila ada, serta dokumen pendukung legalitas lainnya.
  3. Denah Bangunan dan Layout Produksi
    Perusahaan perlu menyediakan gambaran fasilitas produksi, termasuk tata letak ruangan, area penyimpanan bahan baku, proses produksi, hingga penyimpanan produk jadi.
  4. Dokumen Sistem Mutu Perusahaan
    Berupa pedoman mutu, prosedur kerja (SOP), instruksi kerja, serta dokumen pengendalian kualitas.
  5. Dokumen Sertifikat Sebelumnya
    Untuk perusahaan yang melakukan perpanjangan, biasanya diperlukan salinan sertifikat produksi atau CPPKRTB yang pernah diterbitkan sebelumnya.
  6. Dokumen Pendukung Lainnya
    Termasuk bukti penerapan sistem mutu, data personel, serta dokumen teknis sesuai jenis produk yang diproduksi.

Kelengkapan dokumen menjadi salah satu faktor penting agar proses evaluasi dapat berjalan tanpa banyak perbaikan.

Syarat Mengurus Sertifikat CPPKRTB Kemenkes Terbaru 2026
Syarat Mengurus Sertifikat CPPKRTB Kemenkes Terbaru 2026

Aspek Penting Dalam Penerapan CPPKRTB

CPPKRTB tidak hanya berkaitan dengan dokumen, tetapi juga bagaimana perusahaan menjalankan sistem produksi yang baik.

Beberapa aspek utama yang menjadi perhatian dalam penerapan CPPKRTB antara lain:

  1. Sistem Manajemen Mutu

Perusahaan harus memiliki sistem pengawasan mulai dari pemilihan bahan baku, pemeriksaan proses produksi, hingga pemeriksaan produk akhir sebelum dipasarkan.

  1. Sumber Daya Manusia

Personel yang terlibat dalam produksi harus memiliki kompetensi sesuai bidangnya. Perusahaan juga perlu memastikan adanya pelatihan dan penanggung jawab teknis yang memahami ketentuan produksi PKRT.

  1. Bangunan dan Fasilitas Produksi

Area produksi harus dirancang dengan baik untuk menjaga kebersihan dan mencegah risiko kontaminasi. Tata ruang harus mendukung alur produksi yang efektif.

  1. Peralatan Produksi

Mesin dan peralatan harus dipastikan dalam kondisi baik, mudah dibersihkan, serta dilakukan pemeliharaan secara berkala agar kualitas produk tetap konsisten.

  1. Dokumentasi Produksi

Seluruh aktivitas produksi harus memiliki pencatatan yang jelas agar produk dapat ditelusuri apabila terjadi kendala atau keluhan.

Penerapan aspek tersebut membantu perusahaan menghasilkan produk PKRT yang aman dan memenuhi standar pemerintah.

Tahapan Pengajuan Sertifikat CPPKRTB

Proses pengajuan Sertifikat CPPKRTB dilakukan melalui sistem perizinan yang telah ditentukan pemerintah.

Secara umum tahapan pengajuannya meliputi:

  1. Memastikan legalitas usaha dan dokumen perusahaan telah lengkap.
  2. Menyiapkan dokumen teknis produksi.
  3. Melakukan pengajuan permohonan sertifikat melalui sistem yang tersedia.
  4. Mengisi data perusahaan dan kegiatan produksi.
  5. Mengunggah dokumen persyaratan.
  6. Menunggu proses evaluasi dari instansi terkait.
  7. Melakukan perbaikan apabila terdapat catatan evaluasi.
  8. Sertifikat diterbitkan apabila seluruh persyaratan telah terpenuhi.

Perusahaan perlu melakukan pengecekan secara berkala selama proses berlangsung agar dapat segera memberikan tanggapan apabila terdapat permintaan perbaikan dokumen.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Mengurus CPPKRTB

Beberapa perusahaan mengalami kendala dalam pengajuan CPPKRTB karena kurang memahami persyaratan teknis yang harus dipenuhi.

Kesalahan yang sering ditemukan antara lain:

  • Dokumen mutu belum lengkap.
  • Layout produksi tidak sesuai standar.
  • Tidak memiliki SOP yang jelas.
  • Data perusahaan tidak konsisten.
  • Kurangnya pemahaman mengenai persyaratan teknis PKRT.

Kesalahan tersebut dapat menyebabkan proses pengajuan menjadi lebih lama karena perusahaan harus melakukan perbaikan terlebih dahulu.

Karena itu, persiapan sejak awal sangat penting agar proses sertifikasi berjalan lebih efektif.

Jasa Pengurusan Sertifikat CPPKRTB Kemenkes PERMATAMAS

Mengurus Sertifikat CPPKRTB membutuhkan pemahaman mengenai regulasi, sistem mutu, serta persyaratan teknis produksi PKRT. Bagi perusahaan yang belum memahami prosesnya, menggunakan jasa konsultan dapat membantu mengurangi risiko kesalahan dalam pengajuan.

PERMATAMAS membantu perusahaan dalam proses pengurusan Sertifikat CPPKRTB mulai dari pemeriksaan awal, persiapan dokumen, penyusunan persyaratan teknis, hingga pendampingan proses pengajuan.

Keunggulan layanan PERMATAMAS:

  1. Berpengalaman dalam pengurusan legalitas produk kesehatan dan PKRT.
  2. Pendampingan sesuai kebutuhan perusahaan.
  3. Membantu memastikan dokumen lebih siap sebelum diajukan.
  4. Memahami persyaratan administrasi dan teknis Kementerian Kesehatan.
  5. Membantu proses berjalan lebih efektif.

Dengan pendampingan yang tepat, perusahaan dapat lebih fokus mengembangkan produksi sementara proses sertifikasi ditangani secara profesional.

PERMATAMAS siap membantu pelaku usaha PKRT mendapatkan Sertifikat CPPKRTB Kemenkes secara resmi agar kegiatan produksi berjalan sesuai standar mutu dan ketentuan yang berlaku.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

 

FAQ Syarat Mengurus Sertifikat CPPKRTB Kemenkes Terbaru 2026

1. Apa itu Sertifikat CPPKRTB Kemenkes?

Sertifikat CPPKRTB (Cara Pembuatan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang Baik) adalah sertifikat yang membuktikan bahwa perusahaan telah menerapkan standar produksi PKRT sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan, mulai dari pengendalian bahan baku, proses produksi, hingga pengawasan produk jadi.

2. Siapa yang wajib memiliki Sertifikat CPPKRTB?

Sertifikat CPPKRTB diperlukan bagi perusahaan yang melakukan kegiatan produksi Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT) agar proses pembuatan produk memenuhi standar mutu dan keamanan yang telah ditetapkan.

3. Apa saja syarat mengurus Sertifikat CPPKRTB terbaru 2026?

Persyaratan umumnya meliputi NIB sesuai bidang usaha, legalitas perusahaan, denah dan layout fasilitas produksi, dokumen sistem mutu, SOP produksi, data penanggung jawab teknis, serta dokumen pendukung lainnya sesuai jenis produk PKRT.

4. Apakah Sertifikat CPPKRTB sama dengan izin edar PKRT?

Tidak sama. Sertifikat CPPKRTB merupakan bukti bahwa sarana produksi telah memenuhi standar cara pembuatan yang baik, sedangkan izin edar PKRT merupakan izin untuk mengedarkan produk tertentu kepada masyarakat.

5. Apa fungsi CPPKRTB bagi perusahaan PKRT?

CPPKRTB membantu memastikan proses produksi berjalan secara konsisten, mengurangi risiko produk tidak memenuhi standar, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta menjadi bagian penting dalam pemenuhan regulasi produk PKRT.

6. Apa saja aspek yang dinilai dalam CPPKRTB?

Beberapa aspek yang diperhatikan antara lain sistem manajemen mutu, kompetensi sumber daya manusia, bangunan dan fasilitas produksi, peralatan, proses produksi, serta dokumentasi perusahaan.

7. Apakah perusahaan harus memiliki SOP untuk mengurus CPPKRTB?

Ya. Perusahaan perlu memiliki dokumen prosedur operasional standar (SOP) yang mengatur berbagai aktivitas produksi, pengawasan mutu, kebersihan fasilitas, hingga pencatatan proses produksi.

8. Berapa lama proses pengurusan Sertifikat CPPKRTB?

Lama proses bergantung pada kelengkapan dokumen, kesiapan fasilitas produksi, serta hasil evaluasi dari instansi terkait. Dokumen yang lengkap dan sesuai standar dapat membantu mempercepat proses sertifikasi.

9. Apakah CPPKRTB berlaku untuk produk PKRT impor?

CPPKRTB umumnya berkaitan dengan sarana produksi PKRT di dalam negeri. Untuk produk impor, persyaratan legalitas mengikuti ketentuan registrasi produk impor sesuai aturan Kementerian Kesehatan.

10. Mengapa menggunakan jasa pengurusan CPPKRTB PERMATAMAS?

PERMATAMAS membantu perusahaan mempersiapkan pengurusan Sertifikat CPPKRTB mulai dari pengecekan persyaratan, penyusunan dokumen, hingga pendampingan proses pengajuan. Dengan pengalaman dalam pengurusan legalitas produk kesehatan dan PKRT, PERMATAMAS membantu perusahaan menjalankan proses sertifikasi secara lebih mudah, terarah, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Jasa Sertifikasi Halal, CPKB, SPA CPKB, dan CPPKRTB Secara Profesional bukan hanya kepatuhan, melainkan kunci akselerasi penetrasi pasar domestik & internasional. Kami siap mendampingi usaha Anda dengan integritas tanpa batas.

© 2011 Created with Dokter Website

Alamat Kantor

Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, Indonesia

Telp : 021-89253417
Hp/WA : 085777630555

Permatamas Indonesia Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.